Wonosobo – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Wonosobo kembali menggelar kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui produksi kerajinan tangan (handycraft) berupa pembuatan dog chew.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan keterampilan serta produktivitas warga binaan selama menjalani masa pembinaan (15/04/2026).

Pembuatan dog chew ini sebelumnya sempat terhenti akibat keterbatasan bahan baku yang belum tersedia. Namun, seiring dengan terpenuhinya kebutuhan bahan, kegiatan ini kini kembali dilaksanakan dengan semangat baru dari para warga binaan.

Dalam prosesnya, warga binaan dibimbing untuk mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai guna dan bernilai jual. Selain melatih keterampilan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat nantinya.

Kepala Rutan Wonosobo, Dani Ilham Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus diupayakan secara berkelanjutan.
“Kegiatan pembuatan dog chew ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Meskipun sempat terhenti karena kendala bahan baku, hari ini kita kembali melaksanakan kegiatan ini sebagai komitmen dalam memberikan keterampilan yang bermanfaat. Harapannya, warga binaan dapat memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti, ” ujarnya.
Dengan kembali aktifnya kegiatan handycraft ini, Rutan Wonosobo menunjukkan komitmennya dalam mendukung proses pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pada pengembangan kemampuan dan kemandirian warga binaan.
(Humas Lapas Pekalongan)
